Demikian disampaikan oleh Wakil Direktur Utama BCA Jahja Setiaadmadja ketika ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (22/1/2010).
"90% dari pembobolan ditarik di Australia. Jadi untuk saat ini transaksi ke Australia juga diblokir. Jadi maaf kalau mahasiswa Australia yang mau bayar kuliah tidak bisa untuk sementara," tuturnya.
Jahja sebelumnnya mengatakan, ada 200 nasabah BCA yang mengalami kerugian akibat pembobolan dananya lewat ATM. Jumlah kerugian yang dialami BCA lumayan besar yaitu Rp 5 miliar.
Selain ke Australia, BCA juga memblokir transaksi ke Toronto, karena 10% pembobolan dana nasabahnya ditarik dari Toronto.
"Jadi ada indikasi nasabah di Indonesia melakukan penarikan di Toronto. Jadi saat ini sudah diblokir seluruh transaksi ke Kanada. Jadi kartu ini dimanfaatkan Kanada menggunakan dolar Kanada. Link Cirrus bisa ditarik di seluruh dunia," tutupnya.
(dru/dnl)










































