BI: Portofolio Kredit Pertanian Masih 5,5% dari Total Kredit

BI: Portofolio Kredit Pertanian Masih 5,5% dari Total Kredit

- detikFinance
Jumat, 29 Jan 2010 18:22 WIB
BI: Portofolio Kredit Pertanian Masih 5,5% dari Total Kredit
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat portofolio kredit untuk sektor pertanian baru mencapai 5,5% dari seluruh total kredit perbankan nasional. Untuk bisa meningkatkan jumlah kredit pertanian perlu dilakukan pendirian lembaga keuangan khusus pertanian.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman D. Hadad saat ditemui di sela-sela acara seminar Feed the World di JCC, Jakarta, Jumat (29/1/2010).

"Portofolio sektor pertanian  masih 5,5% dari total kredit perbankan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diakuinya sekarang ini banyak keinginan dari banyak pihak  untuk membentuk lembaga  khusus  untuk pembiayaan sektor pertanian. Keinginan tersebut, lanjut Muliaman, suatu yang sah-sah saja namun bentuk lembaganya perlu dipertimbangkan. Ia mengusulkan sebaiknya jangan dalam bentuk perbankan, sebab jika dalam bentuk bank  justru bisa mengganggu fleksibelitas penyaluran kreditnya.

"Sambil ada lembaga pembiayaan khusus pertanian itu boleh saja, mungkin bukan dalam bank, karena kalau dalam bentuk bank banyak aturannya," katanya.

Langkah yang kedua adalah  tetap mendorong sektor perbankan yang memiliki minat yang  tinggi pada  kredit sektor pertanian tetap dilanjutkan atau ditingkatkan alokasi kredit pertaniannya.

Selain itu, kata dia, masalah kredit pertanian ini kerap kali bersinggungan dengan masalah akses ke perbankan. Maklum saja sektor pertanian didominasi oleh unit-unit usaha kecil yang sering terkendala agunan.

"Maka perlu pengembangan lembaga  penjamin kredit daerah, sebagai salah satu cara mengatasi masalah akses,  tapi akses juga bukan hanya masalah agunan, tapi informasi juga," terangnya.

 

 

(hen/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads