BI Disarankan Tunjuk Penilai Independen Aset BDB-Asiatic

BI Disarankan Tunjuk Penilai Independen Aset BDB-Asiatic

- detikFinance
Senin, 26 Apr 2004 17:56 WIB
Jakarta - Departemen Keuangan akan mengusulkan kepada BI untuk menunjuk penilai independen guna mengetahui nilai yang wajar dari aset-aset Bank Dagang Bali (BDB) dan Bank Asiatic. Pasalnya, selama ini nilai nominal yang dipakai sebagai pegangan baru berdasarkan penilaian dari penilai yang ditunjuk oleh pemilik saham."BI yang tunjuk, tapi kita akan memberikan daftar 3 atau 5 yang terbaik menurut kita. Dulu memang sudah dinilai, tapi oleh apraisal yang ditunjuk pemilik. Jadi bukan penilai independen," kata Dirjen Lembaga Keuangan Darmin Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (26/4/2004)Lebih lanjut Darmin menjelaskan bahwa antara BI dan pemerintah akan terus melakukan pengikatan baik menyangkut aset bank maupun aset pemilik bank jika nilai aset bank ternyata kurang dari kewajibannya. "BI dan pemerintah telah membuat kesepakatan agar BI mengusahakan semaksimum mungkin mengikat aset pemegang saham supaya pengembaliannya tinggi. Saat ini sudah dilakukan dan terus dilakukan," ujar Darmin. Diakui Darmin, para pemegang saham sudah menyatakan komitmennya untuk menyerahkan aset-aset pribadi miliknya jika ternyata aset bank dinilai kurang. "Tapi antara pernyataan dengan pengikatan yang benar-benar kan perlu ada upayanya," tegasnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads