Demikian disampaikan Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono terkait hasil Rapat Dewan Gubernur di Jakarta, Kamis (4/2/2010).
"BI Rate diputuskan tetap 6,5% karena masih konsisten dengan pencapaian inflasi 2010 sebesar 5% plus minus 1%," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan perkiraan datangnya musim panen, maka harga beras akan kembali menurun dan distribusi menjadi lebih baik sehingga tidak mengganggu pencapaian inflasi keseluruhan tahun," tuturnya.
BI Rate pertama kali ditetapkan 6,5% pada Agustus 2009, lalu terus ditahan hingga Februari 2010.
(dnl/qom)











































