Merger Bank CIC, Danpac & Pikko Diharap Selesai Tahun Ini

Merger Bank CIC, Danpac & Pikko Diharap Selesai Tahun Ini

- detikFinance
Selasa, 27 Apr 2004 16:48 WIB
Jakarta - Chinkara Capital Ltd sebagai Pemegang saham bank CIC International, Bank Danpac dan Bank Pikko memastikan rencana merger ketiga bank tersebut akan selesai pada tahun ini. Merger ini diharapkan bisa mendongkrak CAR hingga lebih 12 persen dan modal lebih dari Rp 10 triliun. Hal ini disampaikan Dirut Bank Danpac Hermanus Hasan Muslim, Direktur Bank CIC Hamidy dan Dirut Bank Pikko Ridwan Susanto dalam jumpa pers di kantor Bank CIC, Jalan Asia Afrika, Jakarta, Selasa (27/4/2004).Dengan merger tersebut menurut direktur Bank CIC Hamidy, diharapkan bank hasil merger bisa memenuhi ketentuan API (Arsitektur Perbankan Indonesia).Namun demikian, ketiganya mengaku hingga saat ini belum pernah melakukan pertemuan secara khusus sehingga belum bisa diketahui secara detail proses merger tersebut akan dilaksanakan. "Yang pasti kami telah menerima kabar tentang rencana Chinkara secara pemegang saham atas rencana merge 3 bank. Chinkara juga telah menemui BI dan telah menyatakan siap menambahkan modal jika diperlukan," kata Hamidy.Chinkara sendiri sebetulnya sudah berniat melakukan merger atas dua bank pada 2001 lalu yakni Bank Danpac dan Bank Pikko. Namun rencana merger ini baru ditindaklanjuti pada tahun 2004 ini dengan melibakan 3 bank. Tercatat Chinkara saat ini memiliki 16,7 persen saham di Bank CIC, 85 persen saham di Bank Pikko dan 55 persen saham di Bank Danpac.Manajemen ketiga bank ini juga berharap pemegang saham lain diluar Chinakara bisa menerima rencana merger tersebut. Yang pasti, pemegang saham minoritas kepentingannya akan terus dilindungi. Hamidy menambahkan diharapkan 4-5 bulan ke depan proses merger sudah bisa diselesaikan. Dengan merger ini diharapkan ketiga bank bisa saling melengkapi mengingat sejauh ini Bank CIC sangat fokus dalam bisnis valas, sementar Bank Pikko cukup kuat di daerah dan Bank Danpac di Jakarta. Menurutnya, bank baru hasil merger ini akan fokus pada bisnis bank note.Merger ini sendiri, lanjut Hamidy dipastikan tidak akan menyebabkan ada rasionalisasi karyawan karena ketiga bank ini dimiliki oleh pemegang saham yang sama. Chinakara merupakan perusahaan yang didirikan di Bahama dan bergerak di bidang investasi. Meski demikian Chinkara memiliki kantor cabang di Singapura dan saat ini fokus pada investasi di Asia Tenggara.Ketiga bank itu sendiri tercatat memiliki CAR diatas 8 persen. Sedangkan kinerja keuangannya tercatat untuk Bank CIC modal disetor mencapai Rp 1,1 Triliun, CAR Rp 15,5 persen,, NPL 4,59 persen, total aset Rp 6,5 Triliun, laba Rp 10,8 miliar.Sementara Bank Danpac total aset Rp 1,15 triliun dengan CAR 25,33 persen, NPL 0,53 persen dan laba Rp 10,7 miliar. Serta Bank Pikko total aset Rp 1,4 triliun, CAR 8,41 persen da NPL 2,65 persen. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads