Hal tersebut sangat diperlukan agar pengembalian dana pokok nasabah sebesar Rp 360 miliar tahap pertama dapat segera terlaksana pada akhir Maret 2010.
"Kita harapkan mereka bisa sepakat seluruhnya, agar dana pokok bisa segera dibayarkan oleh Manajemen," ujar Kepala Biro Perasuransian Isa Racmatawarta kepada detikFinance di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa (16/02/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui manajemen memberikan penawaran pengembalian dana nasabah Diamond Investa sebesar 25% (2010), 25% (2011) dan sisanya 50% (2012).
"Saat ini walaupun bunga tetap dibayarkan, namun jika belum ada kesepakatan bulat untuk pengembalian dana pokok maka mekanisme pembayaran bagi nasabah yang setuju akan sulit," tutur Isa.
Namun, lanjut Isa pihak manajemen telah menyiapkan dana sendiri bagi pihak yang belum menyetujui skema yang ditawarkan nasabah.
"Bagaimana mekanismenya, nanti manajemen yang mengatur. Yang jelas dananya sudah ada dan sudah disiapkan. Untuk yang sepakat atas skema yang ditawarkan manajemen akan dibayarkan tahap pertama sebesar 25% di akhir Maret 2010 dan bagi yang belum sepakat dananya dipisahkan," papar Isa.
Bakrie Life mengalami gagal bayar sebesar Rp 360 miliar terhadap nasabah produk asuransi berbasis investasi sejak tahun 2009 lalu. Saat ini manajemen tengah melakukan usaha untuk pengembalian dana nasabahnya.
(dru/qom)











































