LPS: Identitas Ganda Nasabah Century Dibuat Manajemen Lama

LPS: Identitas Ganda Nasabah Century Dibuat Manajemen Lama

- detikFinance
Rabu, 17 Feb 2010 16:50 WIB
Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengakui banyak nasabah Bank Century yang mempunyai identitas ganda. Namun, hal tersebut terjadi sewaktu Bank Century dipegang oleh manajemen lama.

"Jadi waktu dipegang manajemen lama, banyak nasabah yang menggunakan identitas yang lebih dari satu waktu menempatkan dananya di Bank Century," ujar Kepala LPS Firdaus Djaelani dalam Diskusi Pansus Vs Kerahasiaan Bank Century di Hotel Intercontinental, Jakarta, Rabu (17/02/2010).

Firdaus menjelaskan, kemungkinan menggunakan beberapa identitas dalam menempatkan dananya biasanya dikarenakan berbagai hal. "Mungkin saja takut untuk bayar pajak, atau agar lebih aman pakai KTP palsu walaupun memang orangnya sama," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, lanjut Firdaus, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan beberapa nasabah alamatnya tidak ada atau tidak sesuai dengan keterangan yang diperoleh dari bank. "Atau bisa disebut nasabah fiktif," katanya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, manajemen pun pada waktu itu tidak langsung mengklarifikasi data-data nasabah yang menempatkan dananya. "Yang penting bagi bank, adalah dana mereka masuk dulu," tegasnya.

Jika dilihat lebih jauh, sambung Firdaus, banyak sebenarnya terdapat di bank-bank besar seperti Mandiri dan BRI yang jika diklarifikasikan data nasabahnya tidak sesuai dengan KTP.

"Karena kita belum menerapkan Single Identity Number (SIN) maka pastinya banyak ditemukan di bank-bank lain nasabah yang mempunyai KTP double," tandasnya.
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads