"Siapapun yang memiliki wewenang saat itu pasti akan mengambil keputusan yang sama," kata SBY dalam pidatonya di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (4/3/2010).
Menurut SBY, saat keputusan bailout diambil, dirinya sedang berada di luar negeri dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G20. Namun ia mengaku, dari informasi dan keterangan yang ia dapatkan saat di luar negeri itu ia menganggap keputusan penyelamatan Bank Century merupakan langkah yang terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, dari laporan KSSK tersebut, pada saat akan menyelamatkan Bank Century, sudah ada prediksi krisis berantai di industri perbankan. Jika ada satu bank yang kolaps, maka akan memicu matinya bank lainnya.
"Memang saya tidak berikan instruksi, tapi itu berdasarkan Perpu JPSK yang tidak memerlukan keterlibatan presiden. Jadi saya memahami dan membenarkan penyelamatan Bank Century," imbuhnya.
(ang/qom)











































