Sri Mulyani Dapat Dukungan dari Milanisti

Sri Mulyani Dapat Dukungan dari Milanisti

- detikFinance
Senin, 08 Mar 2010 12:03 WIB
Sri Mulyani Dapat Dukungan dari Milanisti
Depok - Walaupun dihadang demo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tetap mengayunkan langkah kakinya mengajar di Fakultas Ekonomi UI, Depok. Tidak sia-sia, Sri Mulyani ternyata tetap mendapatkan dukungan dari sebagian besar mahasiswanya.

Dalam sesi tanya jawab, seorang mahasiswa FE UI bernama Ijul menyampaikan dukungannya buat ibu dosen yang juga Menteri Keuangan agar tetap tegar dalam menghadapi permasalahan yang ada.

"Walaupun saya Milanisti, Bu, tapi saya suka dengan slogan klub Liverpool, You'll never walk alone, meskipun Ibu tadi banyak yang demo," ujarnya di depan forum kuliah umum Dinamika Perekonomian Indonesia, di Auditorium FE UI, Depok, Senin (8/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spontan ucapannya tersebut disambut tepuk tangan yang meriah dari ratusan mahasiswa yang mengikuti kuliah umum tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sri Mulyani mengaku tersentuh dengan dukungannya yang diterimanya itu.

"You touched my heart," jawabnya sambil tersenyum yang juga disambut oleh tepuk tangan meriah.
 
Dalam kuliah Sri Mulyani menyinggung bahwa dirinya sedang sensitif kalau berbicara 'sistemik'.

"Ini kuliah bicara sistemik. Saya jadi sensitif," kata Sri Mulyani diikuti tawa mahasiswa karena mencanda mahasiswa yang sedang serius belajar.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya memberikan berbagai penjelasan mengenai dinamika perekonomian Indonesia yang terjadi di Indonesia terutama sejak krisis yang terjadi di tahun 2008. Sesekali dirinya curhat kepada mahasiswa tentang apa yang terjadi saat dirinya  mengambil keputusan untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia dari krisis.

"Dalam Perpu JPSK, any disaster yang sistemik apapun itu saat krisis became goverment responsibility," jelasnya.

Sri Mulyani yang dituduh bermasalah oleh Paripurna DPR RI ini, tak tampak kaku memberikan kuliah meski dirinya sering di demo mahasiswa. Banyak candaan disampaikan Sri Mulyani untuk menyelingi diantara kuliahnya, misal bagaimana dulu ketika jaman Sri Mulyani tak ada Facebook dan Twitter.

"Termasuk Anda kan ya, suka saya disebut neolib ya, tapi bagaimana bisa, wong subsidinya di APBN begitu besar," sindirnya.

Sri Mulyani juga menceritakan tentang kondisi perekonomian Indonesia kurun waktu 10 tahun terakhir. Semua lingkup ekonomi dari cerita krisis 1997/1998 sampai ke krisis 2008 lalu, ikut diceritakan oleh Sri Mulyani. Sebagai Menteri Keuangan, Sri Mulyani dibekali data yang cukup untuk membandingkan antar kejadian sehingga penjelasannya cukup mudah ditangkap.

Mantan Direktur IMF ini bercerita bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini sudah snagat baik. Dibanding krisis 1997/1998, capital outflow terjadi sampai 4 tahun. Sementara pada krisis 2008, aliran modal keluar hanya terjadi sementara waktu saja.

"Cadangan devisa kita juga hanya keluar US$ 10 miliar hanya dalam 3 bulan," ungkapnya.
(nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads