Demikian diungkapkan Presiden Direktur perseroan Parwati Surjaudaja usai penandatanganan kerjasama dengan Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (10/3/2010).
"Untuk target laba bersih tahun 2010 kita harapkan bisa tumbuh 20-30 persen dari perolehan laba bersih tahun lalu," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertumbuhan kredit tahun lalu kan melambat hanya 5 persen karena ada krisis. Tahun ini kita harapkan ada perbaikan," ungkapnya.
Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal alias capital expenditure sebanyak Rp 100-150 miliar. Dananya akan diambil dari kas internal perseroan. Capex itu akan digunakan untuk pengembangan teknologi informasi (TI) perseroan.
Pada kesempatan yang sama, OCBC NISP telah menyiapkan dana sebanyak Rp 100 juta untuk mahasiswa Universitas Paramadina. Beasiswa ini masuk dalam Program Beasiswa Pra-MDP dan Program Beasiswa Kewirausahaan.
Menurut Parwati, Program Beasiswa Pra-MDP ini bertujuan untuk menjembatani ilmu yang didapat mahasiswa dalam persiapan untuk menuju dunia kerja. Sementara Program Beasiswa Kewirausahaan bertujuan untuk menstimulasi dan membina bakat mahasiswa di bidang kewirausahaan.
"Jalinan kerjasama ini diharapkan bisa membekali calon sarjana Paramadina untuk memasuki dunia kerja," katanya.
Ia menambahkan, bank swasta itu sebelumnya juga sudah menjalin kerjasama dengan beberapa universitas untuk program yang serupa, diantaranya Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Andalas dan lain sebagainya.
(ang/dnl)











































