BI: Bahaya Bila Bank Sentral Cetak Uang Tanpa Kontrol

BI: Bahaya Bila Bank Sentral Cetak Uang Tanpa Kontrol

Bagus Kurniawan - detikFinance
Sabtu, 10 Apr 2010 12:03 WIB
BI: Bahaya Bila Bank Sentral Cetak Uang Tanpa Kontrol
Yogyakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Muliaman D. Hadad mengatakan, berbahaya bila bank sentral terus melakukan pencetakan uang tanpa kontrol. Sebab hal tersebut bisa mengakibatkan inflasi yang tak terkendali.

"Itu bisa bahaya bila bank sentral diusuruh terus cetak uang," kata Muliaman di Hotel Melia Purosani, di Jl Suryotomo, Yogyakarta, Sabtu (10/4/2010).

Menurut dia, inflasi juga akan berdampak pada kehidupan sosial dan politik masyarakat. Selain itu, kemampuan daya beli masyarakat juga akan berkurang karena harga barang yang mahal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau sudah inflasi bisa membunuh daya hidup kita. Inflasi itu kejam dan kita pernah mengalami," kata Mualiaman saat menjadi keynote speech seminar nasional 'Peran dan Fungsi Bank Sentral dalam Stabilitas Keuangan dan Perekonomian Nasional'.

Dia mengatakan, sampai saat ini masih ada negara di Amerika Latin dan Afrika yang melakukan kegiatan yang miring-miring melalui bank sentral. Kegiatan yang dibiayai dengan terus mencetak uang itu biasanya untuk kegiatan mercusuar.

Diakui Muliaman, krisis global yang terjadi beberapa waktu lalu dampaknya masih bisa terasa sampai sekarang. Oleh karena itu peran bank sentral untuk menjaga kestabilan sistem keuangan masih sangat diperlukan.

"Peranan bank sentral menjadi penting saat krisis terjadi dan menjadi pertaruhan saat krisis global kemarin. Tidak hanya di Indonesia saja yang melakukan bailout sebuah institusi di Amerika juga ada. Ini dilakukan untuk menjaga stabilitas," ungkap dia.

(bgk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads