37 BPR Bentuk 2 Bank Induk

37 BPR Bentuk 2 Bank Induk

- detikFinance
Senin, 03 Mei 2010 13:43 WIB
Jakarta - Sebanyak 30 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di wilayah Jabodetabek dan 7 BPR di Riau membentuk sebuah bank induk (bank apex) yang masing-masing dikelola oleh PT Bank Andara dan BPD Riau.

Direktur Utama Bank Andara, Paulus Wiranata mengatakan dengan pembentukan bank apex ini, maka diharapkan BPR dapat menjaga risiko likuiditas apabila suatu saat terjadi mismatch dana.

"Dengan demikian, BPR memiliki kemampuan untuk mencegah kemungkinan kekurangan likuiditas yang lebih buruk," kata Paulus dalam penandatanganan kerjasama pembentukan bank apex ini di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (3/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini jumlah BPR di Jabodetabek berjumlah 251 BPR, dari jumlah tersebut baru ada 30 BPR yang sudah menyatakan komitmennya untuk bergabung menjadi anggota bank apex dan sudah membuka pooling fund di Bank Andara. Daerah lain yang segera akan melakukan kerjasama dengan Andara sebagai bank apex yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Sementara untuk Riau nantinya akan bergabung dalam satu bank Apex yang dikelola BPD Riau. Direktur Utama BPD Riau, Erzon menyatakan, dari 60 BPR yang ada di Riau dan kepulauan Riau baru 7 BPR yangΒ  sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut serta menjadi anggota bank apex. "Namun pada akhir tahun kami targetkan sudah ada 12 BPR yang bergabung dari total 60 BPR yang ada," tambah Erzon.

Di tempat yang sama, Deputi Gubernur BI Budi Rochadi mengatakan, sejak 10 tahun lalu BI sudah merencanakan pembentukan bank apex untuk mendukung perkembangan BPR.

"Pembentukan bank apex bertujuan unuk menjembatani kebutuhan industri BPR sehingga tercipta industri BPR yang kokoh, berdaya saing tinggi serta memiliki kredibilitas yang baik di mata masyarakat dan UMKM yang menjadi segmen utamanya," jelas Budi di tempat yang sama.

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads