"Sebab, selama kepemimpinannya sudah menciptakan sistem dan mengembangkan budaya kerja profesional untuk menjadi the most admired and proggressif financial institution. Dengan kemampuan yang dimiliki, diharapkan dapat menjaga pertumbuhan perekonomian kita," kata Riswinandi, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri dalam siaran persnya, Kamis (20/5/2010).
Bank Mandiri meyakini akan mampu mencapai target tahun ini dan rencana jangka panjang. Saat ini Bank Mandiri bersiap untuk menjalankan transformasi tahap kedua, yang akan dimulai tahun 2010 sampai tahun 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai harapan kedepan, Direktur Bank Mandiri, Pahala Mansyuri berharap Agus bisa melanjutkan reformasi birokrasi ternyata juga menjadi harapan Direksi di jajaran Bank Mandiri, BUMN yang selama ini dipimpinnya.
Namun tidak hanya itu, direksi Bank Mandiri juga berharap agar Agus bisa membuat kesinambungan kebijakan dunia usaha, dan memastikan kontinuitas pengelolaan fiskal terus berjalan.
"Sektor kebijakan yang telah disesuaikan, kami harap terus berlanjut. Tentu dengan pengalaman-pengalaman beliau, bisa lakukan perbaikan. Kami berharap beliau dapat melakukan kesimbungan kebijakan dunia usaha," ungkap Pahala saat ditemui di kantornya, Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (19/5/2010) malam..
Secara pribadi, Pahala tentu merasa sedih ditinggalkan mantan bos-nya itu. Sejak bekerja sama lima tahun lalu, dia mengganggap sosok Agus Martowardojo sebagai bankir yang profesional.
"Iya, sedih ditinggalkan, sejak lama, lebih lima tahun bekerjasama dengan beliau. Namun kami yakin, profesionalisme yang beliau terapkan selama ini, dapat dituangkan ke lingkup yang lebih besar," ucap Pahala, yang juga diamini Wakil Direktur Utama BMRI, Riswinandi.
"Tentu kami ikut bangga beliau jadi pemimpin di Kementerian Keuangan. Selama beliau pimpin, kita rasakan prinsip-prinsip profesional yang Bapak Agus terapkan selama ini," papar Riswanandi.
Ditangan Agus, banyak yang mempercayakan perekonomian Indonesia dapat lebih baik. Pun demikian dengan tumbuh kembangnya perbankan nasional.
"Beliau, di lingkup kecil bisa menjalankan Bank Mandiri dengan baik. Maka, kalau nasional tentu impact perubahan nasional bisa lebih baik," jelas Pahala.
Terpilihnya Agus menggantikan Sri Mulyani Indrawati juga disambut baik oleh para karyawan Bank Mandiri.
Dari pantauan detikFinance sesaat setelah Presiden SBY mengumumkan pengganti SMI, Rabu malam, nampak karyawan saling berjabat tangan dan berucap selamat.
Bahkan salah satu karyawan merasa bangga. Dirinya pun tidak mempermasalahkan siapa yang menggantikan Agus di kursi nomor 1 bank BUMN terbesar ini.
"Siapa aja penggantinya tidak masalah, yang penting buat bank mandiri maju," ujar salah satu karyawan.
Hal yang sama juga ditegaskan salah satu karywan lain, bernama Nila.
Nila menilai, Agus sebagai sosok pekerja keras. Wajar saja, jika Bank Mandiri bisa tumbuh seperti beberapa tahun belakang.
"Pak Agus bekerja keras, dan kami harapkan penggantinya seperti pak agus. Tipenya sama seperti dia," paparnya.
(wep/qom)










































