BI: Undisbursed Loan Perbankan Masih di Atas Rp 400 Triliun

BI: Undisbursed Loan Perbankan Masih di Atas Rp 400 Triliun

- detikFinance
Jumat, 25 Jun 2010 16:15 WIB
Jakarta - Porsi kredit belum cair (undisbursed loan) industri perbankan nasional masih tergolong tinggi. Sampai Juni 2010, porsi undisbursed loan masih di atas Rp 400 triliun.

Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan Bank Indonesia Wimboh Santoso ketika ditemui di Gedung Bank Indonesia Jalan MH Thamrin, Jakarta Jumat (25/06/2010).

"Masih tinggi, tapi saya tidak hafal, tapi Juni masih di atas Rp 400 triliun," ujar Wimboh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, tingginya kredit yang belum cair ini dikarenakan belum semua kredit yang disetujui digunakan oleh debitur. "Faktor lain yang mempengaruhi adalah pemintaan kredit yang tinggi," katanya.

Namun Wimboh meyakini porsi kredit yang belum cair ini tidak akan mengganggu kepercayaan diri perbankan untuk tetap menyalurkan kredit. "Memang tinggi tapi tidak masalah. Kondisi saat ini sudah normal kembali. BI tetap menjaga agar perbankan memilki confidence menyalurkan kredit," ungkapnya.

BI mencatat undisbursed loan sampai dengan April 2010 saja sebesar Rp 474,23 triliun atau naik 76,39% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 373,72 triliun.

Sementara itu, Wimboh menambahkan, untuk total kredit yang disalurkan perbankan sampai dengan pekan ketiga Juni 2010 sudah mencapai Rp 106 triliun atau tumbuh 18,4% (year on year).

Bank sentral optimistis hingga akhir tahun 201 kredit bisa melampaui 20%. "Kalau prediksi secara makro dan melihat kondisi iklim industri, prediksi pertumbuhan kredit 17%-20%. Kami akan lihat terus, kalau makro bagus target ini bisa lebih tinggi," tukasnya.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads