"Kita akan membuat aturan untuk mendorong agar suku bunga kredit perbankan bisa turun," ujar Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution dalam jumpa pers di Gedung Bank Indonesia. Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (05/07/2010).
Darmin mengatakan, aturan tersebut dibuat agar masing-masing bank dapat bersaing dengan lebih tajam. "Nantinya bank akan bersaing lebih tajam dengan bank lain agar mau tidak mau bunga diberikan lebih rendah," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan berupa kesepakatan lagi namun berupa aturan, namun kita juga tidak mematok suku bunga kredit di sebuah kisaran angka tertentu. Hanya aturan tersebut dikeluarkan untuk mendorong agar suku bunga bisa turun," paparnya.
Kredit Tumbuh Hingga 24% di akhir 2010
BI mencatat pertumbuhan kredit sampai dengan akhir Juni 2010 meningkat hingga 18,6%. Bank sentral yakin kredit bisa mencapai 22%-24% di akhir tahun 2010. Darmin menegaskan peningkatan kredit tersebut dikarenakan meningkatnya keyakinan pelaku ekonomi terhadap prospek perekonomian yang semakin membaik.
"Untuk keseluruhan tahun 2010 pertumbuhan kredit diharapkan mencapai 22%-24%," katanya.
Agar dapat mencapai target kredit, lanjut Darmin, aturan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang dikaitkan dengan Giro Wajib Minimum (GWM) perbankan akan segera diterbitkan. "Aturan LDR-GWM itu akan dipercepat, tidak lama lagi akan diterbitkan," katanya.
Lebih lanjut Darmin mengatakan, hal tersebut dilakukan agar likuiditas perbankan yang banyak dapat tersalurkan kepada seluruh lapisan masyarakat.
(dru/dnl)











































