Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar, pertumbuhan kredit tersebut telah melampaui target yang direncanakan pada awal tahun 2010 di mana Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan kredit sebesar Rp 193,714 triliun.
"Kredit yang diberikan sampai dengan semester I-2010 adalah Rp 195,339 triliun, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama sudah tumbuh 18,72 %. Karena pada periode yang sama tahun 2009 Mandiri hanya mampu membukukan kredit Rp 164,535 triliun," ujarnya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (07/07/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Rasio Kredit Bermasalah (NPL), lanjut Mustafa, masih terkendali dan jauh dibawah batas yang ditentukan Bank Indonesia (BI). "NPL nett Bank Mandiri tercatat 0,62%," katanya.
Mustafa juga mengatakan, sampai dengan kuartal I-2010 Bank Mandiri telah membukukan laba sebesar Rp 2 triliun. Ia mengharapkan sampai dengan akhir tahun 2010 Mandiri dapat meningkatkan labanya sampai Rp 8 triliun. "Saya bahkan meminta agar bisa tumbuh diatas Rp 8 triliun," jelasnya.
Selain itu, pertumbuhan kredit yang sangat baik tersebut menjadi alasan Mustafa untuk meminta Direktur Utama Mandiri yang baru Zulkifli Zaini merevisi target kreditnya. "Semula itu 18% di awal tahun, saya meminta agar ekspansi target direvisi menjadi 20%. Karena BI-pun memproyeksikan antara 20%-24%," jelasnya.
Disamping kredit, Mustafa juga meminta kepada manajemen Mandiri untuk dapat menurunkan suku bunga kreditnya hingga single digit. "Sekarang ini kan hanya nasabah prima saja yang mendapatkan single digit antara 8%-9% nah diharapkan untuk keseluruhan rata-rata bisa single digit semua suku bunganya," kata Mustafa.
Pada bagian lain, sampai dengan semester I-2010 Bank Mandiri telah mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 600 miliar. Mustafa mengatakan outstanding kredit KUR bank Mandiri telah mencapai Rp 1,6 triliun. "Tahun ini untuk KUR targetnya Rp 3 triliun diharapkan akan tercapai," tuturnya.
Ia mengatakan, saat ini Mandiri telah memiliki 37.000 debitur KUR dengan NPL yang masih sangat rendah. "NPL KUR bank Mandiri hanya 2% ini tergolong sangat rendah," kata Mustafa.
(dru/ang)











































