Direktur Utama BRI Sofyan Basyir menyatakan pihaknya sudah memfinalkan pembahasan mengenai rencana pembelian Bank Agro.
"Sudah tahap final, nanti difinalkannya di RUPS LB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa)," ujarnya saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (13/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Sofyan memastikan akuisisi saham Bank Agro akan terlaksana di Agustus 2010 melalui RUPS LB. Bank pelat merah itu siap menyerap seluruh saham yang ditawarkan Bank Agro.
BRI akan membeli saham Bank Agro yang dimiliki oleh Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Dalam akuisisi ini, seluruh dana akan diambil dari kas internal BRI.
Salurkan KUR Rp 3,1 Triliun
Sampai semester I-2010 ini, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 3,1 triliun. Sofyan menegaskan pencapaian tersebut sudah sesuai dengan target semester I ini. Oleh karena itu, Sofyan optimis banknya bisa mencapai target hingga akhir tahun.
"Target ini tercapai. Mudah-mudahan tercapai (target akhir tahun)," harapnya.
Sofyan menyatakan target penyaluran KUR memiliki batas bawah Rp 6 triliun dan batas atas sebesar Rp 8 triliun.
"BRI tetap, masih Rp 6 triliun maksimal Rp 8 triliun, untuk target atas," ujarnya. (nia/dnl)











































