Para anggota pansus RUU OJK ini telah dipilih, dan diketuai oleh Nusron Wahid dari Fraksi Golkar. Selain Nusron, anggota fraksi PKS Andi Rahmat, anggota dari fraksi Demokrat I Wayan Gunastra, serta anggota dari fraksi PDIP Agung Rae terpilih sebagai wakil Ketua.
"Saya terpilih menjadi Ketuanya, dan mempunyai 28 anggota dari masing-masing komisi di DPR," ujar Nusron di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nusron juga mengatakan, Pansus OJK ini akan menelan dana Rp 1,2 miliar. "Anggarannya Rp 1,2 miliar termasuk sosialisasi ke berbagai kampus-kampus hingga sampai pada pembahasannya," jelas Nusron.
Lebih lanjut Ia menegaskan, dana tersebut masih jauh lebih kecil dibandingkan anggaran yang dibutuhkan pemerintah untuk membuat suatu undang-undang. "Jika dilhat pemerintah itu bahas undang-undang dan sampai pada pembentukannya membutuhkan Rp 10 miliar," ungkapnya.
Terkait rencana studi banding yang dilontarkan Nusron sewaktu di Komisi XI DPR-RI, Ia menjelaskan studi banding kemungkinan akan dilakukan namun masih dalam pembahasan lebih lanjut. "Studi banding akan dibahas lebih lanjut, kemungkinan memang diperlukan," tukasnya.
(dru/dnl)











































