Indonesia Exim Bank Dapat Pinjaman US$ 250 Juta dari China

Laporan dari China

Indonesia Exim Bank Dapat Pinjaman US$ 250 Juta dari China

- detikFinance
Kamis, 21 Okt 2010 16:48 WIB
Beijing - Indonesia Exim Bank menjalin MoU dengan Industrial and Comercial Bank of China (ICBC). Bank Exim memperoleh pinjaman uang sebesar US$ 250 juta sebagai tambahan tahun lalu sebesar US$ 100 juta.

Penandatanganan MoU itu dilakukan di depan Wakil Presiden Boediono dan Wakil Presiden China Xi Jinping di Great Hall People, Beijing, China, Rabu (20/10/2010) pukul 19.30 malam waktu setempat.

Hadir pula Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri BUMN Musthafa Abubakar, dan Menteri Perindustrian MS Hidayat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan Direktur Bank Exim I Made Gde Erata, sebagai salah satu pihak yang menandatangani perjanjian tersebut, kerjasama ini meliputi ruang lingkup peningkatan perdagangan, investasi, dan keuangan. Bentuknya antara lain perdagangan produk mekanikal dan elektronik, produk teknologi, energi, dan bahan baku.

"Kedua, proyek infrastruktur dan energi yang berlokasi di kedua negara atau yang didirikan oleh perusahaan Indonesia atau China," katanya.

Ketiga, proyek konstruksi yang dikerjakan oleh perusahaan di kedua negara serta pengembangan UKM. Keempat adalah penyediaan pinjaman dari ICBC kepada Bank Exim untuk proyek terkait kedua institusi.

"Penyediaan pinjaman dari ICBC kepada Indonesia Exim Bank untuk support buyer dari RRC yang membeli produk dari eksportir Indonesia atau kerjasama proyek antar perusahaan Indonesia-RRC," imbuhnya.

Sebagai kompensasi, ujar Erata, Bank Exim memberikan jaminan asuransi untuk proyek yang berada di Indonesia dan China. "Dalam kerjasama ini akan dialokasikan dana sebesar US$ 250 juta atau ekuivalen China Yen/ remibi untuk mendukung proyek kerjasama bilateral ini," tutup Erata.

(irw/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads