Penandatanganan MoU itu dilakukan di depan Wakil Presiden Boediono dan Wakil Presiden China Xi Jinping di Great Hall People, Beijing, China, Rabu (20/10/2010) pukul 19.30 malam waktu setempat.
Hadir pula Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri BUMN Musthafa Abubakar, dan Menteri Perindustrian MS Hidayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua, proyek infrastruktur dan energi yang berlokasi di kedua negara atau yang didirikan oleh perusahaan Indonesia atau China," katanya.
Ketiga, proyek konstruksi yang dikerjakan oleh perusahaan di kedua negara serta pengembangan UKM. Keempat adalah penyediaan pinjaman dari ICBC kepada Bank Exim untuk proyek terkait kedua institusi.
"Penyediaan pinjaman dari ICBC kepada Indonesia Exim Bank untuk support buyer dari RRC yang membeli produk dari eksportir Indonesia atau kerjasama proyek antar perusahaan Indonesia-RRC," imbuhnya.
Sebagai kompensasi, ujar Erata, Bank Exim memberikan jaminan asuransi untuk proyek yang berada di Indonesia dan China. "Dalam kerjasama ini akan dialokasikan dana sebesar US$ 250 juta atau ekuivalen China Yen/ remibi untuk mendukung proyek kerjasama bilateral ini," tutup Erata.
(irw/dnl)










































