Demikian diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Mutiara Maryono ketika dihubungi detikFinance di Jakarta, Selasa (26/10/2010).
"Aset kita per September 2010 sudah mencapai Rp 9 triliun atau naik 56% dari akhir 2008 kemarin," ungkap Maryono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu dari sisi kredit Maryono mengatakan sejak diambil alih kredit telah tumbuh mencapai Rp 6,7 triliun atau 18%. "Sampai akhir tahun-pun bisa mencapai 20% atau sebesar Rp 7 triliun di mana sesuai dengan target di awal tahun," jelasnya.
Lebih lanjut Maryono mengatakan, sektor yang menjadi fokus perusahaan adalah sektor konsumer banking.
Pada bagian lain Maryono mengatakan sampai saat ini belum ada investor baik lokal maupun asing yang tertarik dengan datang langsung ke direksi untuk membeli Bank Mutiara. "Ke direksi belum ada tetapi ke LPS sudah ada beberapa termasuk investor lokal," kata Maryono.
(dru/dnl)











































