Menurut Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/10/2010), mengatakan, peningkatan laba bersih ini utamanya disebabkan oleh kenaikan pendapatan bunga bersih 5% dari Rp 1,285 triliun di tahun lalu menjadi Rp 1,353 triliun. Di sisi lain pendapatan non bunga justru turun 8% menjadi Rp 359 miliar di September 2010, dari sebelumnya Rp 389 miliar.
Sedangkan pendapatan operasional perseroan naik tipis dari Rp 1,674 triliun menjadi Rp 1,712 triliun. Dan beban operasional juga naik 10% menjadi Rp 1,133 triliun dari periode Januari-September tahun lalu Rp 1,029 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada periode tersebut, NISP memperbaiki struktur pendanaan dengan pertumbuhan dana murah yang signifikan, sehingga komposisi dana murah menjadi 60% dari total dana pihak ketiga.
Rasio kredit terhadap simpanan (Loan to Deposit Ratio/LDR) NISP mencapai sekitar 78,5%, naik dibandingkan periode sebelumnya 76,5%. Margin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM) turun tipis dari 5,5% menjadi 5,3%. Return on Assets (ROA) berada di tingkat tetap 1,7%, sedangkan Return on Equity (ROE) naik 0,5% dari 11,3% menjadi 11,8%.
Sementara, Penyisihan Penghapusan Kredit (Net Performing Loan/NPL) naik 6,5% dari 75,1% menjadi 81,6%. Capital Adequacy Ratio (CAR) hingga 31 September 2010 mencapai
18,9% meningkat dari sebelumnya, 17%.
(wep/qom)











































