Menurut Vice CEO & Corporate Banking Director BNGA Catherine Hadiman, peningkatkan laba itu disebabkan naiknya pendapatan operasional, serta menurunnya biaya pencadangan.
Pendapatan bunga bersih dan non bunga masing-masing mencapai Rp 640 miliar dan Rp 53 miliar. Hingga September 2010, total kredit mengalami pertumbuhan 29% dari Rp 74,52 triliun di September 2009 menjadi Rp 96,29 triliun di September 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Loan to Deposit Rasio (LDR) BNGA pada triwulan III-2010 mencapai 89,31%, dengan rasio NPL gross 2,68%. Sedangkan untuk Return on Asset (ROA) naik dari 2,1% menjadi 2,71% dan Return on Equity (ROE) naik menjadi 22,79%.
Untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2010 tercatat Rp 106,6 triliun, naik 31% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp 81,3 triliun. Ini tergambarkan dari Current Account Savings Account (CASA) yang naik Rp 8,44 triliun, menjadi Rp 48,38 triliun.
Total aset BNGA per 30 September 2010 mencapai Rp 129,14 triliun, naik 28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 101,09 triliun.
(wep/ang)











































