"Masih butuh waktu tiga bulan untuk asuransi bencana," ujar Agus Marto di Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Selasa (2/11/2010).
Menurut Agus Marto, saat ini Pemerintah masih belum mengalokasikan anggaran untuk produk tersebut. Namun, apabila positif dilakukan maka anggarannya akan diproyeksikan dari APBN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany menyatakan, saat ini Kementerian Keuangan beserta pihaknya tengah melakukan kajian atas produk asuransi bencana, sehubungan dengan banyaknya bencana alam yang terjadi di Indonesia.
"Menteri bersedia (untuk asuransi bencana), sedang bicarakan lebih lanjut," ujarnya di Senayan Jakarta, Minggu (31/10/2010).
Sebenarnya, lanjut Fuad, pihak industri asuransi sendiri telah menyatakan kesiapannya terkait produk asuransi bencana tersebut. "Untuk bencana alam, industri siap. Tinggal pembicaraan dengan Pemerintah," ujarnya.
Fuad menyatakan, perusahaan asuransi kerugian swasta PT MaiPark sebenarnya sudah menawarkan diri untuk menjadi penanggung asuransi bencana.
(nia/qom)











































