Belakangan terjadi perseteruan antara kedua belah pihak yang sama-sama berminat untuk membeli saham bank Bukopin.
"BRI dan Jamsostek mengenai pembelian saham baru Bukopin itu masih akan dibahas. Dalam waktu dekat akan kita kumpulkan dan duduk bersama," ujar Menteri BUMN Mustafa Abubakar ketika ditemui di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Rabu (24/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui Bukopin berencana menggelar penawaran saham baru (rights issue). Saat ini Bukopin dimiliki oleh Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo) yang tercatat sebagai pemegang saham Bukopin sebesar 42,71%, Koperasi Perkayuan Apkindo (Kopkapindo) sebesar 6,7%, Pemerintah RI sebesar 17,23%, serta Yayasan Bina Kesejahteraan Warga Bulog (Yanatera Bulog) sebesar 12,19% serta publik 20,99%.
Sampai dengan saat ini, dua BUMN yakni BRI dan Jamsostek tengah bersaing membeli saham bank yang memfokuskan diri pada segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Kementerian BUMN sebelumnya mengizinkan BRI untuk mengambil alih saham Bank Bukopin karena bergerak pada bidang bisnis yang sama, yakni perbankan.
(dru/dnl)











































