Penerbitan Surat Utang Dipangkas Rp 15 Triliun

Penerbitan Surat Utang Dipangkas Rp 15 Triliun

- detikFinance
Rabu, 08 Des 2010 12:35 WIB
Jakarta - Pemerintah menurunkan target penerbitan surat utang atau bisa disebut surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 15,5 triliun di tahun ini. Ini dilakukan karena perkiraan pengurangan defisit anggaran.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Surat Utang Negara (SUN) Ditjen Pengeloaan Utang Kementerian Keuangan Bimantara Widyajala saat ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (8/12/2010).

"Kita itu dalam menerbitkan surat utang memperhatikan kebutuhan defisit, jadi bisa diturunkan Rp 15,5 triliun," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan rencana penerbitan surat utang ini dilakukan biar anggaran tidak mubazir. Seperti kita ketahui penyerapan anggaran negara masih cukup rendah sehingga banyak yang tersisa.

Seperti diketahui, di tahun ini diperkirakan ada penurunan defisit dari 2,1% dalam APBN-P 2010 menjadi 1,5% yang mengakibatkan adanya penurunan biaya anggaran sebesar Rp 37-38 triliun.

Awalnya dalam APBN-P 2010, pemerintah berencana untuk menerbitkan surat utang sebesar Rp 162 triliun untuk menutupi defisit anggaran.

(nia/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads