ATM Kena Bobol Rampok, BRI Klaim Sudah Maksimalkan Pengamanan

ATM Kena Bobol Rampok, BRI Klaim Sudah Maksimalkan Pengamanan

- detikFinance
Minggu, 12 Des 2010 15:13 WIB
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengaku sudah menerapkan sistem pengamanan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik perseroan sesuai standar dan optimal. Kasus pembobolan uang tunai Rp 150 juta di ATM BRI minimarket Alfamart Bekasi Utara, sudah diserahkan kepada pihak kepolisian.

Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali kepada detikFinance di Jakarta, Minggu (12/12/2010).

"Sistem pengamanan ATM BRI sudah optimal dan maksimal sesuai dengan standar. Bila ada perencanaan kejahatan yang lebih matang atau profesional dari pelaku kejahatan, tentu siapapun tidak mengetahui sebelumnya," kata Ali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyampaikan, kasus ini sudah ditangani oleh kepolisian Bekasi Kota. Jumlah uang Rp 150 juta yang digasak perampok ini pun seluruhnya
ditanggung oleh asuransi.

"Untuk menjaga agar kasus ini diungkap secara objektif, BRI sudah serahkan kasus ini ke kepolisian," ucap Ali.

Kejadian pembobolan ATM BRI ini berada di Perumahan Alinda II, Bekasi Utara. Segerombol perampok bersenjata api menggunting gembok minimarket, lalu
masuk dan membongkar mesin ATM.

Berdasarkan keterangan saksi, tutur Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota Kompol Ade Ary Syam Indradi kepada detik kemarin, perampokan terjadi sekitar pukul
01.00 WIB. Saat itu mini market sudah tutup, hingga mereka membuka paksa rolling door.

Pelaku sempat menyandera karyawan minimarket dan penjual rokok di sekitar lokasi. Tidak ada karyawan dan warga yang terluka.

(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads