periode sebelumnya.
Demikian disampaikan Direktur Finance & Strategy BMRI, Pahala N. Masury usai press confrences Wirausaha Mandiri, di resto Penang Bistro, Jalan Raya Kebun Sirih Jakarta, Minggu (9/1/2011).
"Sekitar 30%, kalau bisa diatasnya. Untuk komersial sudah diatas 30%," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank Mandiri pun tidak gentar akan persaingan dengan perbankan lain, yang sudah lebih dulu memfokuskan pada pasar mikro, seperti BRI dan BTPN, ataupun bank swasta yang juga gencar menggelontorkan dana pinjaman ke sektor UMKM, macam Bank CIMB Niaga.
"Kalau kita melihat penetrasi, kita, Indonesia masih sangat rendah. Kajiannya 25-30%, kita penting untuk memperbesar kue, dan naik 40-50%. Bank Mandiri lakukan dengan penambahan outlet atau sales outlet yang lebih mudah diakses masyarakat," katanya.
"Persaingan, mana yang paling dekat ke nasabah. Otomatis lokasi terkonsentrasi ke usaha mikro dan umkm. Kita kan sama-sama mengejar ke pasar yang sama," tambahnya.
Sepanjang tahun lalu, BMRI telah membuka total 500 outlet yang terdiri dari 200 cabang dan sisanya, sales outlet. Sementara di 2011, ditargetkan outlet akan kembali bertambah 400 unit, dimana pembagiannya merata antara cabang dan sales outlet.
Di samping itu, perseroan menyampaikan siap menyelenggarakan kompetisi Wirausaha Mandiri. Diharapkan, jumlah peserta akan kembali meningkat seperti tahun sebelumnya yang mencapai 3.395 mahasiswa.
Penjurian dilakukan pada 18 Januari mendatang, dengan jenis usaha yang dilombakan bidang industri (pertanian peternakan, perkebunan, perikanan), jasa, industri boga macam pengolahan makanan. Minuman, industri kreatif, ataupun arsitektur serta desain.
Β
(wep/hen)











































