Demikian diungkapkan oleh Deputi Gubernur BI Ardhayadi Mitroadmojo ketika ditemui disela peresmian Herritage BI di Gedung Herritage BI/Learning Centre, Tugu Tani, Jakarta, Senin (7/2/2011).
"Total anggaran investasi sebesar Rp 450 miliar itu digunakan untuk mengganti sistem RTGS yang baru salah satunya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita melakukan konservasi cagar budaya yang terkait bank sentral seperti pembangunan rumah cagar budaya dan pembangunan museum-museum baru," ungkapnya.
Lebih jauh Ardhayadi mencontohkan, pembangunan cagar budaya seperti di Jalan Prapatan No.42 Jakarta Pusat menghabiskan dana hingga Rp 2 miliar. Gedung yang merupakan gedung eks De Javasche Bank ini akan menjadi tempat pertemuan-pertemuan bank sentral dunia nantinya.
Ke depan, lanjut Ardhayadi seluruh bangunan cagar budaya bank sentral seperti di Banda Aceh, Medan, Padang, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Kediri, Mataram, dan Manado akan selesai dikonservasi di 2013.
(dru/dnl)










































