Ketua Bapepam-LK Baru Diminta Lebih Tegas ke Bakrie Life

Ketua Bapepam-LK Baru Diminta Lebih Tegas ke Bakrie Life

- detikFinance
Jumat, 18 Feb 2011 07:46 WIB
Ketua Bapepam-LK Baru Diminta Lebih Tegas ke Bakrie Life
Jakarta - Nasabah PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) menaruh harapan besar terhadap Ketua Bapepam-LK yang baru Nurhaida untuk dapat menyelesaikan kasus gagal bayar nasabah Diamond Investa. Nasabah mengharapkan Nurhaida dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap dunia perasuransian yang telah tercoreng oleh Bakrie Life.

Demikian disampaikan perwakilan nasabah Diamond Investa Bakrie Life asal Jakarta Yoseph kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (18/2/2011).

"Nasabah Diamond Investa Bakrie Life mengucapkan selamat atas dilantiknya Ibu Nurhaida sebagai Ketua Bapepam-LK yang baru. Ibu Nurhaida harus dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap dunia perasuransian dengan cara memaksa Bakrie Life supaya patuh kepada Surat Kesepakatan Bersama (SKB) pembayaran nasabah," papar Yoseph.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yoseph mendesak, setiap bulan Bapepam-LK harus memanggil dan memerintahkan Manajemen Bakrie Life dan Bakrie Capital Indonesia (BCI) selaku pemegang saham supaya patuh kepada SKB tersebut.

"Bapepam-LK seharusnya ditakuti oleh Bakrie Life dan BCI tidak seperti sekarang yang selalu janji-janji palsu. Harus ada deadline pembayaran sesuai SKB sampai Januari 2012," tuturnya.

"Nasabah selalu berdoa supaya Tuhan selalu memberkati Group Bakrie sehingga dapat melunasi kewajibannya kepada nasabah tepat waktu sesuai SKB," harap Yoseph.

Sebelumnya Ketua Bapepam-LK yang baru Nurhaida berjanji akan menyelesaikan seluruh masalah yang ada di pasar modal hingga lembaga keuangan non bank. Mantan Staf Ahli Bidang Kebijakan dan Regulasi Pasar Modal ini juga akan mempelajari lebih jauh mengenai kasus gagal bayar Bakrie Life yang mengakibatkan kerugian nasabah.

"Saya akan meneruskan apa yang sudah berjalan dengan baik. Untuk masalah di pasar modal juga, seperti Bakrie Life saya akan lihat dahulu seperti apa kasus tersebut. Karena Bapepam-LK sejak dahulu, pada dasarnya hingga saat ini dari bagian biro-biro yang ada itu sudah cukup kuat," ujarnya Nurhaida usai pelantikannya kemarin.

Untuk diketahui, Bakrie Life menderita gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar.

Sesuai SKB, manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011, dan sisanya 50% di 2012.

Sebanyak 25% pada tahun 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga di 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012 namun nasabah kembali gigit jari karena SKB tidak diindahkan oleh manajemen.

Skema pembayaran Angsuran Pokok dana tersebut yakni Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember 2011 (6.25%), dan terakhir pada Januari 2012 (50%).

Cicilan dana pokok baru dibayarkan dua kali yakni Maret 2010 dan Juni 2010. Cicilan pokok pada September 2010 belum dibayarkan berikut bunga
dari Juli 2010 sampai November 2010.

Sehingga Bakrie Life masih mempunyai sisa utang kurang lebih senilai Rp 290 miliar kepada 250 nasabah Diamond Investa yang menginvestasikan dananya di atas Rp 200 juta.

(dru/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads