BI mengungkapkan 5 bank telah siap untuk menyediakan subtitusi tiket dengan e-money tersebut. Bank sentral optimistis uji coba dapat dilakukan pada tahun 2011 ini.
"Saat ini sedang didiskusikan lagi dengan otoritas terkait yakni Kemenhub, Kemenkominfo dan BI sendiri. Penggunaan e-money pada kereta api ini dilakukan sebagai pilot project pertama untuk mengembangkan penggunaan uang elektronik sebagai pengganti uang kertas," ujar Kepala Biro Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Aribowo ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Minggu (6/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi 5 bank antara lain BCA, Mandiri dan BRI sudah siap untuk membantu pelaksanaan subtitusi tiket kereta api ini. Uji coba dilakukan di 2011 ini," tambahnya.
Pada tahapan pertama e-money ini, lanjut Aribowo digunakan pada Kereta Api Listrik jurusan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Sehingga menurut Aribowo nantinya untuk membeli tiket KRL jurusan Jabodetabek tidak lagi menggunakan uang maupun tiket.
Layaknya E-toll card Mandiri dan Flazz BCA, Aribowo mengungkapkan e-money khusus kereta api ini nantinya akan memudahkan masyarakat. "Mereka tidak usah membeli tiket, hanya tinggal menggesek atau menempelkan saja di mesin seperti MRT di Singapura," jelasnya.
(dru/dru)











































