Demikian disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Minggu (6/3/2011).
"BI meminta bank untuk bekerjasama dengan aparat keamanan setempat secara khusus. Hal ini untuk meningkatkan kelancaran dan memberikan keamanan intensif," ujar Muliaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bank harus memberikan keamanan pelayanan kepada masyarakat, itu penting. Walaupun semua prosedur diserahkan kepada masing-masing banknya," jelas Muliaman.
Sebelumnya, terdapat kasus percobaan perampokan dengan penembakan di BPR Kasryajatnikan Sadaya (KS) Jalan Wastukencana, Bandung Selasa malam (1/3/2011). Walaupun tidak ada kerugian berupa barang atau uang namun dalam insiden ini, office boy BPR KS Dudi Setiawan tewas tertembak peluru di kepala. Sebelum kejadian tersebut, terdapat juga percobaan pembobolan ATM Bank CIMB Niaga di Jalan Jendral Soedirman, Semarang dibobol. Kejadian-kejadian tersebut meresahkan masyarakat khususnya nasabah bank.
(dru/dru)











































