Hal ini disampaikan Tri Joko Prihanto, Direktur Keuangan Bank Bukopin, dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Senin (14/3/2011).
Ia menyampaikan penyaluran kreditΒ perseroan sepanjang tahun 2010 sebesar Rp 28,6 triliun. Dimana pada tahun ini, Bukopin menargetkan pembiayaan tumbuh 20-25% yaitu menjadi Rp 35,75 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mendukung pembiayaan, perseroan telah mengeluarkan Penawaran Umum Terbatas (PUT) II Rp 900 miliar. Sebanyak Rp5 60 miliar atau 62% dari dana PUT II memang ditujukan sebagai pengembangan segmen UMKM.
"Target ini akan kami capai dengan strategi kemitraan dan peningkatan nilai tambah dengan mitra-mitra strategis kami," jelas Tri Joko.
Bukopin juga meningkatkan pendapatan sumber dana murah serta memperkuat fundamental dana pihak ketiga (DPK) dengan penajaman strategi di segmen bisnis konsumer. Dimana strategi membuahkan hasil, per tahun 2010 dana pihak ketiga yang berhasil kami kumpulkan tumbuh 30%.
(wep/hen)











































