Deputi Gubernur BI pun Pernah Jadi 'Korban' Debt Collector

Deputi Gubernur BI pun Pernah Jadi 'Korban' Debt Collector

- detikFinance
Jumat, 08 Apr 2011 18:43 WIB
Jakarta - Debt collector kini ramai menjadi bahan perbincangan karena meninggalnya salah satu nasabah kartu kredit Citibank yaitu Irzen Octa. Ternyata, Deputi Gubernur BI pun dikejar debt collector.

Hal ini diakui Deputi Gubernur Bank Indonesia bidang Sistem Pembayaran yakni S Budi Rochadi. Dirinya mengakui pernah berurusan dengan debt collector di luar negeri.

"Saya sendiri pernah berhadapan dengan debt collector luar negeri, karena waktu itu saya dari luar negeri dan pindah ke Indonesia," ujar Budi ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan dikejar-kejar debt collector karena ada beberapa masalah yang belum diselesaikan. Pada akhirnya, Budi mengatakan, dirinya harus kembali ke luar negeri untuk menyelesaikan hal tersebut.

"Karena ada masalah-masalah yang belum diselesaikan dengan bank, maka yang akan menangani debt collector," imbuhnya.

Ke depan, Budi mengatakan BI akan memperketat pengawasan terhadap penggunaan debt collector oleh perbankan. Bahkan bisa saja BI akan melarang adanya debt collector.

"Bisa saja kita larang sama sekali. Karena ini praktik biasa dilakukan dengan menggunakan kekerasan," tuturnya.


(dru/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads