"Karena orang mulai merasa tanpa sadar orang mulai menggunakan kartu kredit yang banyak itu melebihi batas yang seharusnya dia butuhkan," ujar Gubernur BI Darmin Nasution di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (12/4/2011).
Dikatakan Darmin, saat ini banyak masyarakat yang mengandalkan kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan konsumtifnya, yang terlihat dari besarnya ekses penggunaan kartu kredit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak semua sudah melihat kartu kredit sebagai alat pembayaran, dan sudah melihat sebagai alat untuk berhutang," ungkapnya.
Lebih jauh Darmin mengatakan, aturan main kartu kredit akan lebih diperinci dan diatur secara ketat kedepannya. Sehingga, lanjut Darmin hal yang tidak proporsional akan diatur lebih jauh.
"Kita akan membuat aturan yang lebih rinci yang standarnya lebih detil, tetapi selain itu khusus kartu kredit kita sedang mempertimbangkan dan mengkaji, nah itu waktunya akan sedikit lebih panjang dengan membuat aturan-aturan yang lebih ketat dalam persoalan kartu kredit, artinya ketat sekali," jelas Darmin.
(dru/dnl)











































