"Saat ini kita tengah melakukan audit khusus terhadap layanan wealth management di seluruh bank," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (19/4/2011).
Dikatakan Difi, audit dilakukan untuk melihat apakah Standar Operating Procedure (SOP) yang diterapkan di perbankan sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan BI. Menurutnya, BI terus memperketat aturan wealth management kedepan untuk menanggulangi adanya pembobolan dana oleh oknum pegawai bank.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Materi pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan Standard Operating Procedure (SOP), kontrol internal, serta management personalia yang akan dilakukan dengan mengecek langsung Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat di dalamnya.
Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan terdapat kasus lain sejenis 'Malinda Dee' yakni pembobolan dana nasabah industri perbankan Indonesia. Namun, dananya yang dibobol tidak sebesar di Citibank.
"Kasus seperti Malinda Dee ini memang ada di bank-bank lain tapi tidak sebesar di Citibank. Kita sudah komunikasi dengan beberapa bank dan ada memang," ujar Kepala PPATK Yunus Husein pekan lalu.
Dijelaskan Yunus, pihaknya juga masih mencari dan melakukan penelusuran lebih jauh di bank-bank yang disinyalir ada kasus seperti di Citibank.
(dru/qom)











































