PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengalokasikan Rp 520 miliar atau 5% dari hasil rights issue sebesar Rp 10,4 triliun untuk menambah modal anak perusahaannya. Anak perusahaan BNI yang menjadi prioritas yakni BNI Life dan BNI Securities.
Demikian diungkapkan oleh Direktur Utama BNI Gatot Suwondo ketika ditemui di Kantornya, Sudirman, Jakarta, Kamis (5/5/2011).
"Untuk anak perusahaan memang kita alokasikan 5% dari dana rights issue kemarin untuk penambahan modal anak perusahaan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengenai pendanaan modal bagi anak perusahaan, diambil dari hasil rights issue sekitar Rp 500 miliar. Oleh karena itu ada 2, bisa kita setor bisa cari strategic (partner). Seperti BNI Securities itu kan strategic, dimana investor yang setor kita," jelasnya.
Targetnya, lanjut Gatot pada Kuartal II-2011 sudah akan masuk dana dari investor sekitar Rp 114 miliar atau 25%.
"Ada dua yang diprioritaskan tambah modal dari rights issue. Adalah BNI Life dan satu lagi BNI Securities yang juga tambah modal melalui investor strategis," jelasnya.
(dru/ang)










































