Dalam laporan perekonomian BI 2010, dikutip dari situs Bank Indonesia, Jumat (6/5/2011), arus masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio di 2011 bakal terus berlanjut, walaupun tidak sebesar di 2010. Hal ini bisa menyebabkan cadangan devisa Indonesia di akhir 2011 menembus US$ 116,8-119,4 miliar.
"Investasi langsung (FDI) diperkirakan mengalami peningkatan. Arus FDI yang meningkat akan menjadikan struktur arus modal lebih baik dan lebih berorientasi jangka panjang," jelas laporan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- 31 Januari 2011: US$ 95,3 milliar
- 22 Februari 2011: US 97 miliar
- 30 Maret 2011: US$ 105,7 miliar.
- 29 April 2011: US$ 113,8 miliar
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diperkirakan masih mencatat surplus yang cukup tinggi, walaupun lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2010. BI memrediksi NPI di 2011 diperkirakan mencatat surplus sebesar US$ 19,7-22,3 miliar.
"Sehingga cadangan devisa pada akhir tahun 2011 diprakirakan mencapai US$ 116,8-119,4 miliar atau setara dengan 7,2-7,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah," kata laporan tersebut.
Laporan tersebut mengatakan, transaksi berjalan di 2011 diperkirakan surplus sekitar US$ 3,8-4,7 miliar, lebih rendah dibandingkan 2010.
(dru/ang)











































