Demikian laporan publikasi keuangan BI yang dikutip, Jumat (13/5/2011).
Selain penerimaan yang anjlok, beban pengendalian moneter BI selama 2010 naik menjadi Rp 24,4 triliun, dari beban moneter di 2009 yang sebesar Rp 22 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, beban-beban yang harus ditangggung oleh BI sepanjang 2010 adalah beban jasa giro pemerintah sebesar Rp 2,43 triliun, penyelenggaran sistem pembayaran Rp 2,703 triliun, beban pengaturan dan pengawasan perbankan Rp 149,87 miliar, serta beban umum dan lainnya Rp 4,344 triliun.
Dengan begitu, jumlah total beban BI selama 2010 adalah Rp 34,034 triliun, naik dari 2009 yang sebesar Rp 30,793 triliun.
(dnl/qom)











































