"Kalau soal itu saya sudah mendengar namun belum ada laporan masuk ke BI. Kan bisa saja mereka membahas terlebih dahulu," kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia Mulia Siregar ketika ditemui di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (10/6/2011).
Menurut Mulia, Standard Chartered mungkin masih melakukan pembicaraan secara internal bersama Muamalat. Ia menambahkan, ketika ada kepastian pasti ada laporan masuk ke BI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya memang sempat terdengar kabar Standard Chartered melalui bank afiliasinya yang disinyalir PT Bank Permata Tbk memang tengah mendekati Bank Muamalat. Tidak hanya itu, Qatar Islamic Bank SAQ dan Oversea-Chinese Banking Corp (OCBC) juga berencana mengakuisisi saham mayoritas di PT Bank Muamalat Indonesia.
Bank Muamalat merupakan bank syariah dengan aset terbesar kedua di Indonesia. Per Maret 2011, bank ini mencatat kenaikan aset 45,8% menjadi Rp 21,6 triliun, dibandingkan dengan posisi Maret 2010, sebesar Rp 14,84 triliun.
(dru/dnl)











































