YLKI Masih Terima Banyak Pengaduan Soal Kartu Kredit

YLKI Masih Terima Banyak Pengaduan Soal Kartu Kredit

- detikFinance
Minggu, 12 Jun 2011 12:46 WIB
Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan masih terdapat banyak pengaduan dari masyarakat yang merasa dirugikan oleh bank perihal kartu kredit. YLKI mencatat hingga Mei 2011 pengaduan nasabah perihal sengketa dengan perbankan masih menempati 3 besar dari seluruh laporan yang diterima.

"Masih tinggi pengaduan nasabah kepada YLKI yang berhubungan dengan perbankan dimana masuk 3 besar laporan yang paling banyak diterima," kata Ketua YLKI Husna Zahir ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Minggu (12/6/2011).

Dikatakan Husna, dari laporan mengenai perbankan yang masuk hampir seluruhnya berhubungan dengan kartu kredit. Laporan dari nasabah ini, sambung Husna biasanya mangenai masalah tagihan kartu kredit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada tagihan kepada nasabah mengenai transaksi yang nasabahnya merasa tidak pernah membeli sesuatu atau membayar sesuatu menggunakan kartu kredit tersebut. Kemudian ada lagi laporan kartu kredit yang hilang tetapi sempat dilakukan transaksi padahal nasabah sudah mengadukannya ke bank. Jadi seperti itu kira-kira," tuturnya.

Husna juga menyampaikan masih adanya laporan nasabah terkait debt collector yang melakukan tagihan langsung ke nasabah padahal nasabah sudah membayar. "Dan nasabah merasa terganggu atas debt collector tersebut padahal nasabah sudah mengadukan ke bank akan melakukan restrukturisasi pembayaran," ungkapnya.

Lebih jauh Husna mengatakan laporan lain yang banyak diadukan nasabah kepada YLKI selain terkait perbankan yakni perihal perumahan dan telekomunikasi.

Sepanjang 2010 sendiri, YLKI mengungkapkan sebanyak 73% pengaduan jasa keuangan oleh masyarakat masih didominasi oleh kasus perbankan. YLKI menyampaikan dari laporan tersebut masih dominan dalam sengketa masalah kartu kredit.

Sepanjang tahun 2010, terdapat 18,81% aduan konsumen di bidang jasa keuangan. Atau sebanyak 111 dari 590 aduan yang masuk di YLKI. Dari laporan tersebut sebanyak 81 aduan atau 73,5% terkait masalah perbankan.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads