"Masih tinggi pengaduan nasabah kepada YLKI yang berhubungan dengan perbankan dimana masuk 3 besar laporan yang paling banyak diterima," kata Ketua YLKI Husna Zahir ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Minggu (12/6/2011).
Dikatakan Husna, dari laporan mengenai perbankan yang masuk hampir seluruhnya berhubungan dengan kartu kredit. Laporan dari nasabah ini, sambung Husna biasanya mangenai masalah tagihan kartu kredit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Husna juga menyampaikan masih adanya laporan nasabah terkait debt collector yang melakukan tagihan langsung ke nasabah padahal nasabah sudah membayar. "Dan nasabah merasa terganggu atas debt collector tersebut padahal nasabah sudah mengadukan ke bank akan melakukan restrukturisasi pembayaran," ungkapnya.
Lebih jauh Husna mengatakan laporan lain yang banyak diadukan nasabah kepada YLKI selain terkait perbankan yakni perihal perumahan dan telekomunikasi.
Sepanjang 2010 sendiri, YLKI mengungkapkan sebanyak 73% pengaduan jasa keuangan oleh masyarakat masih didominasi oleh kasus perbankan. YLKI menyampaikan dari laporan tersebut masih dominan dalam sengketa masalah kartu kredit.
Sepanjang tahun 2010, terdapat 18,81% aduan konsumen di bidang jasa keuangan. Atau sebanyak 111 dari 590 aduan yang masuk di YLKI. Dari laporan tersebut sebanyak 81 aduan atau 73,5% terkait masalah perbankan.
(dru/dru)











































