"Untuk BNP Paribas kami berkomitmen US$500-600 juta untuk mengembangkan pertambangan di Indonesia. Kita dukung terus," kata Director, Head of Metals & Mining South East Asia, Energy & Commodity Structured Debt Pierre-Yves Rigaux ketika ditemui di sela penandatanganan kredit kepada Newmont di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (14/6/2011).
Ia menyampaikan dalam waktu dekat juga akan menyalurkan kredit kepada perusahan tambang di Sumatra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama Regional Head BNP Paribas Gautier Dirckx mengungkapkan Indonesia tumbuh cukup baik di sektor pertambangan. Menurutnya, sektor pertambangan telah menjadi sektor yang semakin strategis untuk bisa tumbuh.
"Mulai 2010 nilai industri pertambangan mencapai lebih dari US$ 73 miliar, yang menyumbang sekitar 11% terhadap GDP Indonesia," kata Dia.
"Dalam lima tahun kedepan kami yakin industri pertambangan akan mencapai tingkat pertumbuhan tahunan dijit ganda," imbuhnya.
BNP Paribas terus mendukung pembiayaan perusahaan pertambangan seperti Newmont, Oyu Tolgoi di Mongolia dan proyek tembaga di Afrika.
(dru/ang)











































