Citigroup menyatakan jumlah nasabahnya yang menjadi korban pembobolan hacker melebihi 360 ribu kartu. Para korban ini adalah pemegang kartu kredit Citigroup di Amerika Utara. Ini berarti hampir dua kali lipat dari perkiraan Citigroup sebelumnya.
Setelah dalam sepekan ini mendapatkan tekanan untuk mengungkap data-data nasabah yang dibobol, akhirnya bank dengan aset ketiga terbesar di AS tersebut mengungkapkan secara detil data nasabah yang dibobol.
Pembobolan data nasabah ini pertama kali diungkap oleh Citigroup pada 8 Juni 2011, namun sebenarnya sudah dideteksi sejak 10 Mei 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Citi menyatakan ada 1% nasabah kartu kreditnya di Amerika Utara yang menjadi korban. Itu berarti berjumlah 200 ribu karena total nasabah kartu kredit Citigroup di Amerika Utara berjumlah 21 juta.
Namun data terakhir menyebutkan ternyata ada 360 ribu lebih nasabah kartu kredit Citigroup yang menjadi korban. (dnl/ang)











































