"Bagus sekali peningkatan KUR. Per 22 Juli sudah mencapai Rp 16,4 triliun. Artinya 82 persen dari target," ujar Menteri BUMN Mustafa Abubakar saat ditemui di Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (28/7/2011).
Mustafa menilai hal tersebut suatu pencapaian yang baik karena setiap penyerapan Rp 3,3 juta dapat membuka 1 kesempatan kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai jumlah nasabah, Mustafa menyebutkan nasabah sudah mencapai 1,139 juta. Yang terbanyak adalah dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.
"Ini merupakan kondisi BUMN kita yang sedang bagus-bagusnya. Mikro sedang kita genjot," pungkasnya.
Berikut data realisasi KUR tahun 2011 per 22 Juli dari Kementerian BUMN:
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Rp 1,69 triliun (21.453 debitur). Berarti 67,7% dari target
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)-ritel Rp 1,79 triliun (9.838 debitur). BRI-mikro Rp 8,14 triliun (1.036.047 debitur). Total Rp 9,94 triliun atau 99,4% dari target
- PT Bank Mandiri Tbk Rp 1,79 triliun (36.424 debitur). Berarti 59,8% dari target
- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Rp 317,2 miliar. Berarti 39,7% dari target (2.386 debitur)
- PT Bank Bukopin Tbk Rp 105,5 miliar (828 debitur). Berarti 30,2% target
- PT Bank Syariah Mandiri Rp 418,9 miliar (4.570 debitur). Berarti dari 69,8% target
- 13 BPD Rp 2,13 triliun (27.408 debitur). Berarti 77,5% target
Realisasi bulanan :
- Januari : Rp 1,868 triliun (151.758 debitur)
- Februari : Rp 1,92 triliun (148.232 debitur)
- Maret : Rp 2,674 triliun (164.428 debitur)
- April : Rp 2,389 triliun (156.479 debitur)
- Mei : Rp 2,444 triliun (164.638 debitur)
- Juni: Rp 3,272 triliun (203.871 debitur)
- 1-22 Juli : 1,821 triliun (149.548 debitur)
(nia/dnl)











































