Demikian disampaikan, Suwoko Singoastro, Direktur Operasional dan Teknologi Informasi BNI dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Restoran Harum Manis, Jakarta, Kamis (4/8/2011).
"Persediaan uang tunai akan dipasok ke 5.292 ATM dan ke 1.303 outlet cabang BNI di seluruh Indonesia. Ini naik 32% karena tahun lalu kita keluarkan Rp 15,7 triliun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan mulai pada tanggal 15 Agustus 2011 (H-15) sampai 5 September 2011 (H+7)," janjinya.
BNI memperkirakan peningkatan kebutuhan uang terbesar pada pekan ke-3 dan ke-4 bulan Ramadan karena adanya Tunjangan Hari Raya (THR) serta persiapan merayakan Lebaran.
"Selain menaikkan persediaan uang tunai, BNI juga mengintensifkan pemantauan ATM selama 24 jam melalui pusat pemantauan (BNI Command Center) serta pemantauan ATM di setiap kantor wilayah yang didudkung tim reaksi cepat untuk gangguan," papar Suwoko.
Untuk libur lebaran, Direktur Jaringan dan Layanan BNI, Honggo Widjojo mengatakan selama 5 hari yakni dari 29 Agustus hingga 2 September 2011, BNI tetap memberikan pelayanan dengan operasional terbatas selama 4 hari.
"Kita tutup hanya pada Hari Raya Idul Fitri. Jenis layanan yang diberikan adalah semua transaksi kas (IDR). Pemindahbukuan antar rekening BNI, dan setoran Pertamina," ungkap Honggo.
Outlet yang tetap beroperasi ini diutamakan outlet yang berada di pusat kegiatan ekonomi seperti mal, pasar, bandarta, pelabuhan, stasiun kereta, dan tempat lainnya.
"Untuk hari Sabtu dan Minggu, semua outlet BNI Weekend Banking sebanyak 56 outlet tetap beroperasi sebagaimana mestinya. Untuk layanan setoran tunai, nasabah juga dapat dilayani melalui setoran tunai yang tersebar di 67 lokasi di Indonesia selama 24 jam," jelasnya.
(nrs/qom)











































