Rupiah Tertekan ke Rp 9.422
Selasa, 29 Jun 2004 09:37 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah pada sesi pagi ini terpantau melemah ke posisi Rp 9.422 per US$ 1 dibandingkan dengan posisi penutupan kemarin yang terpantau di Rp 9.418 per US$ 1. Pelemahan ini diyakini sebagai akibat aksi beli dolar oleh sejumlah korporat.Kalangan korporasi terutama yang membutuhkan dolar AS untuk menjalankan bisnisnya baik menyangkut kebutuhan pembiayaan ekspor-impor maupun pelunasan utang pada Selasa (29/6/2004) mulai tampak masuk ke pasar. Akibatnya rupiah kembali tertekan.Meski demikian, Bank Indonesia tampaknya akan menjaga rupiah agar tidak jatuh lagi tembus ke atas Rp 9.500 per US$ 1. Apalagi saat ini bank sentral juga terus memonitor pada saat perusahaan-perusahaan khususnya BUMN masuk ke pasar mencari dolar AS.Mata uang dunia juga terpantau bervariasi. Euro terlihat di posisi 0.8210 per US$ 1, Yen Jepang berada di 108,20 per US$ 1, Dolar Singapura bertengger di 1,7112 per US$ 1, Bath Thailand berada di 40.860 per US$ 1 dan Dolar Hongkong terpantau di 7.7979 per US$ 1.
(san/)











































