Hadapi Krisis Eropa, Pengusaha Minta Bank Lokal Tak Panik

Hadapi Krisis Eropa, Pengusaha Minta Bank Lokal Tak Panik

- detikFinance
Kamis, 06 Okt 2011 11:30 WIB
Hadapi Krisis Eropa, Pengusaha Minta Bank Lokal Tak Panik
Jakarta - Para pengusaha meminta perbankan nasional tak panik dalam menghadapi krisis ekonomi global yang terjadi khususnya di Eropa. Bank lokal diminta terus memberikan kreditnya ke sektor swasta.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (6/10/2011).

"Harapan kita perbankan nasional jangan panik dan tetap memberikan likuiditasnya terhadap sektor swasta. Kita tidak ingin nanti krisis likuiditas yang dialami bank-bank itu kemudian menyetop kredit atau mengurangi jumlah kredit yang diberikan kepada sektor rill, itu saja harapan kita," jelas Erwin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan saat ini pemerintah dan perbankan harus memikirkan agar krisis global yang terjadi saat ini tidak menghambat aliran kredit bank ke sektor riil. Agar perekonomian dalam negeri tetap kuat.

Disampaikan Erwin, saat ini pertumbuhan konsumsi dan permintaan barang-barang industri masih tetap meningkat bagi industri dalam negeri. Jadi krisis di luar ini belum berimbas ke Indonesia.

Permintaan tinggi karena memang industri dan perekonomian di dalam negeri tidak tergantung pada gejolak di luar dan masih sangat bergantung pada permintaan domestik.

"Kan domestik kita yang menjadi penopang perekonomian kita, yang saya ingin tekankan lagi agar perbankan nasional jangan mengurangi likuiditas terhadap sektor swasta mengurangi kreditnya atau menghentikan kredit kalau krisis itu mengganggu ekonomi kita," kata Erwin.

Yang harus diwaspadai saat krisis ini adalah turunnya ekspor energi dan perkebunan yang menjadi andalan Indonesia ke Eropa. Saat ini pemerintah harus mencari alternatif wilayah ekspor.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads