BI: Kebijakan Suku Bunga Rendah Tak Akan Lama

BI: Kebijakan Suku Bunga Rendah Tak Akan Lama

- detikFinance
Jumat, 09 Jul 2004 12:37 WIB
Jakarta - Direktur Direktorat Pengelolaan Moneter BI Budi Mulya mengemukakan, kebijakan membawa suku bunga turun tidak akan berlangsung terus. Pasalnya, kondisi regional memaksa BI untuk menyiapkan kebijakan tight bias policy."Membawa suku bunga turun itu rasanya tidak seperti yang kita harapkan, karena tidak akan berlangsung terus. Jadi, kita menyiapkan ke sana istilahnya tight bias policy," ungkap Budi di Gedung BEJ, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Jumat, (9/7/2004).Namun, lanjut Budi, harus dimengerti bahwa tight bias policy itu memiliki dua elemen yaitu harga dan kuantitas. Dalam hal ini, BI melihat tidak perlu menyesuaikan harga dengan menaikkan suku bunga tapi BI melakukan penyerapan kuantitas atau likuiditas, seperti membuat kebijakan Giro Wajib Minimum (GWM) dan Fasislitas BI (Fasbi) tujuh hari.Dijelaskan Budi, likuiditas pasar akan selalu meningkat diantaranya datang dari pembayaran kupon obligasi negara yang sebesar Rp 3,5 triliun/bulan, di mana hal itu menambah uang beredar yang harus ditarik. Belum lagi, lanjut dia, pemerintah juga melakukan buy back untuk utang yang jatuh tempo. "Idealnya uang yang masuk dan beredar itu bisa langsung terserap ke sektor riil atau industri dalam bentuk kredit oleh bank. Dengan begitu biaya operasi pasar terbuka (OPT) tidak besar," kata Budi.Namun yang menjadi masalah, kata Budi lagi, adalah penyaluran kredit yang tidak sebesar jumlah uang beredar yang bertambah. Hal ini bisa terlihat dari lelang dua kali sebulan yang dilakukan BI, di mana untuk lelang pertama yang berjangka waktu satu dan tiga bulan biasanya lebih besar dibandingkan lelang pertama.Budi juga menegaskan, hingga kini Dewan Gubernur tidak akan mereview kebijakan yang sudah ditetapkan, tetapi tetap konsisten terhadap keputusan yang sudah dibuat. (mi/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads