Bank Mutiara Yakin Bisa Buka Layanan Nasabah 'Kaya'

Bank Mutiara Yakin Bisa Buka Layanan Nasabah 'Kaya'

- detikFinance
Rabu, 09 Nov 2011 12:52 WIB
Jakarta - PT Bank Mutiara Tbk (Bank Mutiara) segera meluncurkan layanan priority banking untuk nasabah dengan dana di atas Rp 500 juta. Perseroan yakin dapat persetujuan Bank Indonesia (BI) pada bulan ini.

Demikian disampaikan Direktur Retail Banking Bank Mutiara Benny Purnomo di Kantornya, Chase Plaza, Sudirman, Jakarta, Rabu (9/11/2011).

"Izin BI akan segera keluar pada bulan ini. Jadi kita secara resmi segera luncurkan produk priority banking kepada nasabah Mutiara," kata Benny.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia memaparkan, Bank Mutiara memiliki 2.500 deposan yang dana simpanannya di atas Rp 500 juta. Di mana sambungnya, selama ini mendapatkan layanan yang memang dikhususkan.

"Jika izin BI keluar maka secara resmi maka 2.500 nasabah kita akan mendapatkan layanan priority banking secara khusus dan resmi," tuturnya.

Saat ini, sambung Benny, Bank Mutiara mempunyai 5 kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah di DKI Jakarta.

Sebelumnya Bank Mutiara memang terpaksa menunda pengajuan izin ke BI untuk membuka layanan priority banking.

Pasalnya, maraknya pembobolan melalui layanan tersebut mengharuskan bank sentral untuk menghentikan sementara dan menunda pemberian izin baru bagi bank seiring maraknya pembobolan di layanan tersebut.

Pada kesempatan yang sama Bank Mutiara mendukung penuh aturan Bank Indonesia (BI) yang merevisi Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) di 2011.

Dalam aturan tersebut, tertuang sejumlah poin yang menyebabkan pengetatan dalam penerbitan kartu kredit. Menurut Direktur Utama PT Bank mutiara Tbk Maryono, dirinya mendukung aturan tersebut diterapkan.

"Kami setuju dengan regulasi yang akan dikeluarkan BI itu yang salah satu poinnya pengetatan penerbitan kartu kredit dan pembatasan bunga," jelasnya.

Lebih jauh Maryono mengatakan, Bank Mutiara saat ini belum memiliki produk kartu kredit. Dalam waktu dekat, Bank Mutiara akan menerbitkan kartu ATM/Debet.

"Bagi kami penerbitan aturan tersebut ngga ada pengaruhnya (ke bisnis) karena kami belum punya kartu kredit. Kami baru akan mengeluarkan kartu ATM/Debet setelah kerja sama dengan ATM Prima baru kita terbitkan kartu debet," jelasnya.

Maryono menegaskan sampai saat ini beum ada rencana untuk mengeluarkan produk kartu kredit. "Alasannya, sekarang penerbit kartu kredit sudah banyak dan risiko yang muncul juga besar. Risiko cadangannya juga cukup besar," tandasnya.

(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads