BPK: Audit Bank Century Baru 55%

BPK: Audit Bank Century Baru 55%

- detikFinance
Kamis, 10 Nov 2011 12:53 WIB
BPK: Audit Bank Century Baru 55%
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum juga rampung melakukan audit forensik soal suntikan dana (bailout) negara ke Bank Century Rp 6,7 triliun pada 2008 lalu. Penyelesaian audit dijanjikan selesai akhir November tahun ini.

Demikian disampaikan oleh Ketua BPK Hadi Poernomo di kantor Pusdiklat BPK RI, Kalibata, Kamis (10/11/2011).

"Baru 55%-an. Nanti akan kita umumkan secepatnya kalau auditnya sudah selesai," kata Hadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyatakan, hasil laporan audit ini nantinya akan dilaporkan terlebih dahulu kepada DPR. Sampai saat ini menurutnya tidak ada kendala yang dihadapi oleh BPK.

Seperti diketahui, dalam audit ini memang telah ditemukan beberapa hal antara lain tindakan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya yang berutang Rp 1 miliar ke mantan pemilik Bank Century Robert Tantular.

Saat ini Hadi memilih bungkam dan tidak mau berbicara banyak soal bocoran-bocoran temuan dalam audit tersebut. "Kita tunggu sajalah," imbuhnya.

Kasus Budi Mulya menjadi temuan mengejutkan seputar perkembangan kasus bailout Bank Century. Budi Mulya diketahui meminjam uang sebesar Rp 1 miliar kepada Robert Tantular untuk proyek properti di wilayah Kuningan. Meski tindakannya secara pribadi, namun pemeriksaan secara etik yang dilakukan oleh Bank Indonesia akhirnya memutuskan untuk 'mengkerdilkan' tugas Budi Mulya.

Budi Mulya saat ini telah non aktif dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur BI. Tugas pengelolaan moneter akhirnya ditangani oleh Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads