"Nantinya terdapat 1.000 orang dari BI ke OJK. Bagi BI ini merupakan tantangan yang besar," jelas Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad dalam Seminar bertemakan 'Pekerjaan Rumah bagi OJK' di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (7/12/2011).
Di tengah krisis global saat ini, Muliaman mengatakan sudah pasti menjadi ancaman bagi Indonesia. Apalagi keberadaan Otoritas Jasa Keuangan yang harus mulai diimplementasikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini agak panjang ya prosesnya, syukur-syukur tidak ada krisis lagi, kalau ada krisis bisa balik lagi ke tempat awal (BI)," imbuh Deputi bidang Penelitian dan Pengaturan Perbankan ini.
Dijelaskan Muliaman, pekerjaan BI bersama pemerintah memang tidak mudah. Paling sulit adalah membangun mekanisme dan pengembangan Sumber Daya Manusia.
"Pengawasan, ini menjadi penting bagi kita. Bagaimana koordinasi harus dibangun khususnya dengan bank sentral, ada linkage nantinya, komunikasi dan koordinasi tidak bisa dianggap ringan, sehingga pengambilan keputusan bisa tepat," tukasnya.
(dru/dnl)











































